PENGEMBANGAN MODEL GREEN BLOOD SERVICE MELALUI PENGELOLAAN LIMBAH INFEKSIUS YANG AMAN: SUATU KAJIAN LITERATUR UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN DAN PETUGAS PADA PELAYANAN DARAH

Penulis

  • Asrori Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara

DOI:

https://doi.org/10.65228/jtbd.v5i1.35

Kata Kunci:

limbah infeksius, kontaminasi silang, keselamatan pasien, keselamatan petugas, green blood service

Abstrak

Latar belakang: Pelayanan darah menghasilkan berbagai jenis limbah infeksius yang berpotensi menimbulkan kontaminasi silang, meningkatkan risiko infeksi, serta mengancam keselamatan pasien, petugas, dan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Seiring berkembangnya konsep sustainable healthcare, diperlukan pendekatan yang mampu mengintegrasikan aspek keselamatan dan keberlanjutan dalam pelayanan darah. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pengelolaan limbah infeksius dalam mencegah kontaminasi silang serta mengembangkan model Green Blood Service sebagai upaya meningkatkan keselamatan pasien dan petugas pada pelayanan darah. Metode penelitian: Penelitian menggunakan metode Literature Review dengan pendekatan sintesis naratif. Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah yang terindeks pada Scopus, PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Proses kajian dilakukan melalui identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian: Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah infeksius yang sesuai standar biosafety berperan penting dalam mencegah kontaminasi silang, meningkatkan keselamatan pasien, mengurangi risiko paparan biologis pada petugas, serta mendukung keberlanjutan lingkungan. Sintesis berbagai temuan menghasilkan model konseptual Green Blood Service yang mengintegrasikan pengelolaan limbah infeksius, pencegahan kontaminasi silang, keselamatan pasien, keselamatan petugas, dan prinsip green healthcare dalam satu sistem pelayanan darah yang berkelanjutan.

Kesimpulan: Model Green Blood Service berpotensi menjadi pendekatan inovatif dalam meningkatkan mutu pelayanan darah melalui pengelolaan limbah infeksius yang aman, mendukung keselamatan pasien dan petugas, serta memperkuat implementasi sustainable healthcare pada Unit Transfusi Darah di Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-12

Terbitan

Bagian

Articles